Langsung ke konten utama

TIM AHLI PENYUSUNAN STUDI KELAYAKAN PEMUGARAN CAGAR BUDAYA DATANGI CAGAR BUDAYA KUANSING

Tim Ahli Penyusunan Studi Kelayakan Pemugaran Cagar Budaya Kunjungi Cagar Budaya Kuantan Singingi 

Sentajo Raya -  Tim penyusunan dokumen studi kelayakan pemugaran cagar budaya dikawasan permukiman Kenegerian Sentajo Kecamatan Sentajo Raya Kabupaten Kuantan Singingi Rabu (19/6/2024) langsung mengunjungi cagar budaya Kenegerian Sentajo di Desa Koto Sentajo.

Foto :  Tim Ahli Penyusunan Studi Kelayakan Pemugaran Cagar Budaya berfoto di Cagar Budaya Kenegerian Sentajo (Masjid Usang Raudhatul Jannah). 


Ketua Tim studi kelayakan Marsis Sutopo (Praktisi Pelestari Cagar Budaya)  menuturkan, Tim penyusunan dokumen studi kelayakan pemugaran cagar budaya dikawasan permukiman Kenegerian Sentajo dimulai tanggal 19 - 26 Juni 2024.

Dikatakannya, Tim studi kelayakan pemugaran cagar budaya di Sentajo melakukan studi kelayakan terhadap 4 bangunan yang sudah di SK kan sebagai cagar budaya yakni Masjid Tuo Sentajo (Raudhatul Jannah),  Rumah Godang Penghulu Caniago, Rumah Godang Caniago dan Rumah Olaysyah. 



Dikatakan Marsis, Terhadap 4 bangunan Cagar Budaya tersebut, Tim langsung melakukan penelitian dan mengambil dokumentasi serta data yang objektif  dan melakukan konfirmasi terhadap Narasumber dari tokoh masyarakat setempat. 

Selain Cagar Budaya di Kenegerian Sentajo, Tim penyusunan dokumen studi kelayakan pemugaran cagar budaya dikawasan permukiman juga melakukan studi kelayakan pemugaran Cagar Budaya Istana Koto Rajo di Desa Koto Rajo Kecamatan Kuantan Hilir Seberang Kabupaten Kuantan Singingi. 

Selain itu dalam melaksanakan kegiatan studi kelayakan pemugaran cagar budaya Kenegerian Sentajo juga melibatkan Dinas Kebudayaan Provinsi Riau (Muhammad Fajri, Zul Ikram) , Balai Pelestarian Kebudayan wilayah IV (Azwar Sutihat) ,  Akademisi Universitas Riau (Yohannes Firza, Alfian Kamaldi) ,  Praktisi Pelestari Bangunan Tradisional (Gun Faisal. Rama Arwana, Yogi Aryo Logce, Wahyu Pajri Muhammad ) , Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kuantan Singingi (Retna Sari, Selfika Herianti), pemerhati (Ahmad Fadilah, Muhammad Iqbal, Abdi Ruwansyah, R. Gustirina, Haryanto dan tokoh masyarakat. 



Lebih lanjut dikatan Marsis, cagar budaya merupakan suatu situs atau benda bersejarah yang memiliki nilai ilmu pengetahuan penting, yang bersifat kebendaan dan keberadaannya harus dijaga serta dilestarikan.

Adapun tujuan dari pelestarian Cagar Budaya, Sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan terhadap leluhur. Budaya Nusantara yang unik membuat Bangsa Indonesia dikenal oleh negara-negara lain sebagai negara yang kaya akan budaya dan tradisi. 

Fungsi Cagar Budaya bagi Masyarakat, Perlu Dijaga dan Dilestarikan dari undang-undang tersebut dapat diketahui fungsi cagar budaya penting bagi masyarakat yang ada di sekitarnya. Cagar budaya didefinisikan sebagai warisan budaya yang berbentuk benda materi seperti Benda Cagar Budaya, Bangunan Cagar Budaya, Struktur Cagar Budaya, Situs Cagar Budaya, dan Kawasan Cagar Budaya di darat dan/atau di air yang memerlukan pelestarian karena memiliki nilai yang penting dalam sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama, dan/atau kebudayaan. 

Keterlibatan pemerintah dan masyarakat sekitar sangat penting dalam menjaga fungsi cagar budaya. Untuk itu harus ada kesadaran dari pihak pemerintah maupun masyarakat untuk menjaga warisan budaya yang menjadi tonggak sejarah. 



Cagar budaya menjadi cerminan sejarah, tradisi, kepercayaan, dan nilai-nilai yang diwariskan dari generasi ke generasi. Melalui pelestarian bangunan, objek, dan situs bersejarah, cagar budaya membantu menjaga hubungan dengan masa lalu, tradisi, dan warisan leluhur, yang penting untuk memahami dan menghormati akar budaya suatu komunitas.

Selain itu cagar budaya menyediakan sumber daya yang berharga untuk pendidikan dan penelitian. Bangunan bersejarah, situs arkeologi, dan artefak budaya memberikan wawasan tentang kehidupan masa lalu, perkembangan seni, arsitektur, dan teknologi, serta aspek sosial dan budaya suatu masyarakat. Hal ini membantu dalam mempelajari sejarah, mengembangkan pengetahuan ilmiah, dan meningkatkan pemahaman tentang peradaban manusia. 

Terakhir, Alhamdulillah hari ini kerja tim sudah selesai, terkait hasil studi kelayakan pemugaran cagar budaya Kenegerian Sentajo, nanti tim akan mengeluarkan hasilnya. Mudah-mudahan rekomendasi hasil studi kelayakan ini bermuara kepada pendanaan melalui Dinas Kebudayaan Provinsi Riau cetus Marsis. 

Sementa itu Camat Sentajo Raya Hevi Heri Antoni S. Sos. M. Si yang turut menyambut kedatangan Tim Ahli Penyusunan Studi Kelayakan Pemugaran Cagar Budaya Kenegerian Sentajo mengapresiasi dan menyambut baik terlaksananya kegiatan ini. 

Hari ini baru 4 bangunan yang sudah menjadi cagar budaya di Kenegerian Sentajo, mudah-mudahan tahun depan seluruh bangunan rumah Godang (rumah adat) sudah ditetapkan sebagai cagar budaya. Selain itu , Pemerintah Kecamatan bersama para pemangku adat nantimya akan mensosialisasikan tentang cagar budaya dan undang - undang yang mengatur mengenai cagar budaya harap Hevi. 

Penulis : Madiyusman 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

USIA RATUSAN TAHUN, RUMAH ADAT SENTAJO MASIH BERDIRI KOKOH

ADVETORIAL  SENTAJO RAYA - Meski sudah berumur ratusan tahun, keberadaan Rumah Adat (Rumah Godang) Kenegerian Sentajo Kecamatan Sentajo Raya Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau hingga kini masih tampak berdiri tokoh.   Rumah Adat Kenegerian Sentajo yang terletak di Desa Koto Sentajo saat ini berjumlah sebanyak  27 rumah Adat.  Adapun suku yang ada di Kenegerian Sentajo ini sebanyak 4 suku yakni : 1. Suku Caniago 2. Suku Melayu 3. Suku Paliang dan 4. Suku Patopang Dengan sudah berkembangnya populasi Cucu - kemenakan maka Suku Paliang terbagi menjadi Suku Paliang Lowe, Paliang Soni dan Suku Paliang Tanjung namun Dt.Penghulunya, (Pangulu) tetap satu.  JUMLAH RUMAH ADAT Adapun jumlah rumah adat tersebut dari masing- masing suku yakni : 1. Suku Patopang       : 3 unit 2. Suku Piliang soni    : 6 unit 3. Suku Piliang Lowe  : 3 unit 4. Suku Melayu            : 6 unit 5. Suku ...

PAWAI TAKBIR IDUL FITRI 1446 H BERGEMA KELILINGI DESA CAGAR BUDAYA KENEGERIAN SENTAJO

Sentajo Raya - Sudah tradisi setiap malam hari Raya Idul Fitri di isi dengan kegiatan malam takbiran keliling diseluruh pelosok tanah air. Hal tersebut juga dilaksanakan di Desa Koto Sentajo Kecamatan Sentajo Raya Kabupaten Kuantan Singingi, pawai takbir Idul Fitri 1446 H menggelingi Desa Cagar Budaya Kenegerian Sentajo Ahad malam (30/3/2025). Foto : H. Bahmada bersama Ketua BPD Koto Sentajo menyulut Obor pertanda dilepasnya Pawai Takbir Idul Fitri 1446 H Desa Koto Sentajo (30/3/2025).  Saat acara Pembukaan pawai Takbir, Pj. Kepala Desa Koto Sentajo H. Bahmada A.Md dalam arahannya mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi Remaja Masjid Usang Raudhatul Jannah yang telah melaksanakan kegiatan Pawai Takbir Idul Fitri 1446 H.  Pawai takbir ini sebagai bentuk ekspresi kebahagiaan dan kemenangan umat Islam setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh.  Mari kita rayakan hari kemenangan ini dengan penuh kegembiraan serta tetap menjaga nilai-nila...

MTQ TINGKAT DESA & ANTAR DESA SE - KUANSING 2023 DI DESA PULAU KOPUNG SENTAJO BERLANSUNG MERIAH

SENTAJO   RAYA -  Bertempat di Masjid Al - Ikhlas H. Sukarmis Desa Pulau Kopung Sentajo Kecamatan Sentajo Raya Kabupaten Kuantan Singingi Senin malam (17/4 /2023), Acara penutupan MTQ Tingkat Desa Dan Antar Desa Se - Kabupaten Kuantan Singingi  tahun 2023 di Desa Pulau Kopung Sentajo Berlansung Meriah.  Foto : Tampak Anggota DPRD Kuantan Singingi Romi Alfisah Putra SE, M.Si membuka secara resmi MTQ Tingkat Desa Dan Antar Desa Se - Kabupaten Kuantan Singingi di Desa Pulau Kopung Sentajo Tahun 2023.  Dikesempatan itu Kades Pulau Kopung Sentajo Jon Permas dalam arahannya menuturkan, Pelaksanaan MTQ tingkat Desa dan antar Desa se - Kabupaten Kuantan Singingi tahun 2023 di Desa Pulau Kopung Sentajo merupakan kegiatan rutin setiap tahun yang ditaja  rermaja Masjid Al - Ikhlas Pulau Kopung Sentajo.  Alhamdulillah,  MTQ ini dibuka oleh Anggota DPRD Kuantan Singingi Bapak Romi Alfisah Putra SE, M.Si berlangsung meriah dan dihadiri anggota BPD,...