Langsung ke konten utama

AHMAD JUMAIDI : KEUTAMAAN 10 HARI TERAKHIR BULAN RAMADHAN

SENTAJO RAYA - Saat masuk 10 hari terakhir, banyak keutamaan yang dapat diraih karena di malam tersebut merupakan waktu turunnya malam Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari 1.000 bulan.

Hal tersebut disampaikan Admad Jumaidi saat memberikan santapan Rohani Ramadhan di Masjid Usang Raudhatul Jannah Koto Sentajo Kecamatan Sentajo Raya Kabupaten Kuantan Singingi Ahad malam ( 2 /5/2021) bertepatan pada malam 20 Ramadhan 1442 H. 

Foto : Ahmad Jumaidi memberikan santapan rohani Ramadhan Ahad (2/5/2021). 

Dikatakannya, Lailatul Qadar adalah malam turunnya Al Quran dari Lauful Mahfudz ke Baitul Izzah (langit) dunia.

Pada malam lailatul qadar disebutkan memiliki kebaikan setara dengan seribu bulan. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam Surat Al Qadr ayat 1-5.

Meskipun malam lailatul qadar ini tidak diketahui kapan datangnya, namun umat Islam diminta untuk mencarinya di 10 hari terakhir di bulan Ramadhan.

Hal ini seperti sabda Rasulullah: "Carilah malam lailatul qadar di malam ganjil dari sepuluh terakhir bulan Ramadhan." (HR. Imam Bukhari).

Lantas, apa saja keutamaan 10 hari terakhir dan amalan yang dapat dilakukan di bulan Ramadhan? 

Keutamaan 10 hari terakhir Ramadhan

Sebelum masuk pada keutamaan 10 hari terakhir Ramadhan, keutamaan Ramadhan sesungguhnya setiap bagian darinya memiliki nilai keuatamaan masing-masing.

Keutamaan tersebut telah dikatakan dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh al-Baihaqi berikut:

"Awal bulan Ramadhan adalah rahmat, pertengahannya adalah ampunan, sedangkan akhirnya adalah terbebas dari neraka."

Sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan amatlah disukai oleh Nabi Muhammad SAW.

Dari 'Aisyah radhiyallahu 'anha, ia berkata, "Dahulu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersungguh-sungguh di 10 terakhir di bulan Ramadhan lebih dari pada bersungguh-sungguhnya beliau di hari-hari lainnya." (HR. Muslim dan Ahmad).

Juga Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari sahabat 'Aisyah Radhiyallahu 'Anha bahwasannya "dahulu Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam apabila telah masuk 10 terakhir beliau mengencangkan ikat pinggangnya, menghidupkan malam-malamnya dan membangunkan keluarganya." (HR. Bukhari dan Muslim).

Arti dari perkataan 'Aisyah Radhiyallahu 'Anha bahwasannya beliau "mengencangkan ikat pinggangnya" yaitu beliau bersungguh-sungguh dalam beribadah dan menjauhi istri-istrinya.

Beliau tidak berhubungan badan dengan mereka di malam-malam sepuluh terakhir dan sibuk bermunajat kepada Allah SWT.


Foto : Tampak para Jemaah Masjid Raudhatul Jannah Koto Sentajo mengikuti santapan Rohani Ramadhan Ahad (2/5/2021). 

Amalan-amalan yang dapat dilakukan beberapa amalan yang dapat dilakukan ketika memasuki 10 hari terakhir bulan Ramadhan adalah:

1. Tadarus Al Quran

Umat Muslim sangat dianjurkan untuk membaca atau tadarus Al Quran. Terlebih, 10 malam terakhir merupakan waktu turunnya Al Quran.

Hadis tentang keutamaan membaca Al Quran yang terkenal adalah hadis yang diriwayatkan oleh Abdullah Ibnu Mas'ud sebagai berikut:

"Abdullah ibn Mas'ud, Rasulullah SAW bersabda: Barang siapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah (Al Quran), maka dia akan mendapat satu kebaikan. Satu kebaikan akan dilipatkan menjadi sepuluh semisalnya. Aku tidak mengatakan alif lam mim satu huruf. Namun, alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf," (HR. At-Tirmidzi).
 
2. Iktikaf 

Dalam menyambut datangnya 10 hari terakhir bulan Ramadhan, umat muslim di sunahkan untuk melakukan iktikaf.

Adapun Iktikaf sendiri adalah berdiam diri di masjid dan lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Namun, Iktikaf merupakan bukanlah sesuatu yang diwajibkan, melainkan sunah atau boleh tidak dilakukan.

Baca juga: Waktu Puasa Dimulai dari Imsak atau Azan Subuh? Ini Penjelasannya

Hal ini sesuai dengan sabda Nabi SAW:

"Sungguh saya beri'tikaf di di sepuluh hari awal Ramadhan untuk mencari malam kemuliaan, kemudian saya beri'tikaf di sepuluh hari pertengahan Ramadhan, kemudian Jibril mendatangiku dan memberitakan bahwa malam kemuliaan terdapat di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. Barangsiapa yang ingin beri’tikaf, hendaklah dia beri'tikaf (untuk mencari malam tersebut)."

3. Memperbanyak doa

Amalan berikutnya yang dapat dan mudah untuk dilakukan yakni dengan memperbanyak doa kepada Allah SWT.

Rasulullah SAW juga memerintah Ummul Mukminin Aisyah untuk berdoa di malam-malam itu.

Aisyah berkata, "Wahai Rasulullah, apa pendapatmu jika aku ketepatan mendapatkan malam lailatul qadar, apa yang harus aku ucapkan?", beliau menjawab: "Ucapkanlah, Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu anna" (Ya Allah, sesungguhnya Engkau maha pemaaf mencintai kemaafan, maka maafkanlah aku)." (HR. Ibnu Majah, yang dishahihkan oleh Al Albani)


4. Perbanyak shalat malam 

Rasulullah menyebut shalat malam merupakan shalat yang paling utama setelah shalat lima waktu (maktubah), seperti dalam sabdanya:

"Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa pada bulan Muharram. Sebaik-baik shalat setelah shalat fardlu adalah shalat malam." (HR Muslim).

5. Zikir 

Perintah Zikir ini terdapat dalam beberapa surat, di antaranya adalah Surat Al Araf ayat 205 yang artinya:

"Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah (dengan menyebut) nama Allah dengan zikir yang sebanyak-banyaknya."

Selalai apa pun, zikir tetap harus dilakukan untuk mendekatkan kita kepada Allah.

Zikir adalah amalan ibadah yang paling mudah dilakukan, kapan pun dan di mana pun. Begitu pentingnya zikir, dalam sebuah hadis bahkan disebutkan bahwa orang yang tidak berzikir kepada Tuhannya seperti hidup bersama orang yang mati.

"Perumpamaan orang yang berzikir kepada Tuhannya dengan orang yang tidak berzikir kepada Tuhannya adalah seperti orang yang hidup dengan orang yang mati." (HR. al-Bukhari).

Penulis : Madiyusman 
Wartawan : liputanoke.com 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

USIA RATUSAN TAHUN, RUMAH ADAT SENTAJO MASIH BERDIRI KOKOH

ADVETORIAL  SENTAJO RAYA - Meski sudah berumur ratusan tahun, keberadaan Rumah Adat (Rumah Godang) Kenegerian Sentajo Kecamatan Sentajo Raya Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau hingga kini masih tampak berdiri tokoh.   Rumah Adat Kenegerian Sentajo yang terletak di Desa Koto Sentajo saat ini berjumlah sebanyak  27 rumah Adat.  Adapun suku yang ada di Kenegerian Sentajo ini sebanyak 4 suku yakni : 1. Suku Caniago 2. Suku Melayu 3. Suku Paliang dan 4. Suku Patopang Dengan sudah berkembangnya populasi Cucu - kemenakan maka Suku Paliang terbagi menjadi Suku Paliang Lowe, Paliang Soni dan Suku Paliang Tanjung namun Dt.Penghulunya, (Pangulu) tetap satu.  JUMLAH RUMAH ADAT Adapun jumlah rumah adat tersebut dari masing- masing suku yakni : 1. Suku Patopang       : 3 unit 2. Suku Piliang soni    : 6 unit 3. Suku Piliang Lowe  : 3 unit 4. Suku Melayu            : 6 unit 5. Suku ...

PAWAI TAKBIR IDUL FITRI 1446 H BERGEMA KELILINGI DESA CAGAR BUDAYA KENEGERIAN SENTAJO

Sentajo Raya - Sudah tradisi setiap malam hari Raya Idul Fitri di isi dengan kegiatan malam takbiran keliling diseluruh pelosok tanah air. Hal tersebut juga dilaksanakan di Desa Koto Sentajo Kecamatan Sentajo Raya Kabupaten Kuantan Singingi, pawai takbir Idul Fitri 1446 H menggelingi Desa Cagar Budaya Kenegerian Sentajo Ahad malam (30/3/2025). Foto : H. Bahmada bersama Ketua BPD Koto Sentajo menyulut Obor pertanda dilepasnya Pawai Takbir Idul Fitri 1446 H Desa Koto Sentajo (30/3/2025).  Saat acara Pembukaan pawai Takbir, Pj. Kepala Desa Koto Sentajo H. Bahmada A.Md dalam arahannya mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi Remaja Masjid Usang Raudhatul Jannah yang telah melaksanakan kegiatan Pawai Takbir Idul Fitri 1446 H.  Pawai takbir ini sebagai bentuk ekspresi kebahagiaan dan kemenangan umat Islam setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh.  Mari kita rayakan hari kemenangan ini dengan penuh kegembiraan serta tetap menjaga nilai-nila...

MTQ TINGKAT DESA & ANTAR DESA SE - KUANSING 2023 DI DESA PULAU KOPUNG SENTAJO BERLANSUNG MERIAH

SENTAJO   RAYA -  Bertempat di Masjid Al - Ikhlas H. Sukarmis Desa Pulau Kopung Sentajo Kecamatan Sentajo Raya Kabupaten Kuantan Singingi Senin malam (17/4 /2023), Acara penutupan MTQ Tingkat Desa Dan Antar Desa Se - Kabupaten Kuantan Singingi  tahun 2023 di Desa Pulau Kopung Sentajo Berlansung Meriah.  Foto : Tampak Anggota DPRD Kuantan Singingi Romi Alfisah Putra SE, M.Si membuka secara resmi MTQ Tingkat Desa Dan Antar Desa Se - Kabupaten Kuantan Singingi di Desa Pulau Kopung Sentajo Tahun 2023.  Dikesempatan itu Kades Pulau Kopung Sentajo Jon Permas dalam arahannya menuturkan, Pelaksanaan MTQ tingkat Desa dan antar Desa se - Kabupaten Kuantan Singingi tahun 2023 di Desa Pulau Kopung Sentajo merupakan kegiatan rutin setiap tahun yang ditaja  rermaja Masjid Al - Ikhlas Pulau Kopung Sentajo.  Alhamdulillah,  MTQ ini dibuka oleh Anggota DPRD Kuantan Singingi Bapak Romi Alfisah Putra SE, M.Si berlangsung meriah dan dihadiri anggota BPD,...